Tantangan Membuat Hidup Lebih Hidup


Mengapa seseorang hidupnya begitu-begitu saja? Bisa jadi ia kurang memiliki tantangan dalam hidupnya. Datar saja dan terlena pada zona nyaman yang ia jalani. Akibatnya, ia tidak bertumbuh.

Terlalu lama berada di zona nyaman ternyata bisa membuat seseorang terlena. Tau-tau dunia sudah berubah, zaman berganti, tuntutan dunia pun berbeda. Bila tidak peka, terus belajar, dan bergerak, tentu saja akan tertinggal.

Banyak perusahaan besar yang pada akhirnya gulung tikar dan kehilangan pasarnya karena telat berubah. Berada di puncak kejayaan di masanya, lalu terlena dengan apa yang sudah ia raih dan lupa berinovasi. Sementara di luarnya, dunia terus berputar, kebutuhan pasar berubah, dan teknologi terus berkembang. Perusahaan yang telat berubah akan tersaingi bahkan kalah dalam pertarungan yang bisa menyebabkan usahanya merugi. Sebagai contoh perusahaan Nokia yang di masanya dulu begitu merajai, kini sudah tertinggal jauh.

Begitu pula dalam kehidupan, siapa saja yang terlalu menikmati zona nyaman hidupnya, tidak berubah, tidak belajar, tidak memperbaiki diri, maka harus siap-siap tertinggal atau bahkan tersingkir dari lainnya.

Agar tidak menjadi bagian dari orang-orang yang tertinggal maka setiap kita harus terus memberi tantangan pada dirinya untuk bertumbuh, belajar, dan bergerak. Mentarget dan memaksa diri agar hari ini harus lebih baik dari kemarin, dan esok harus lebih baik dari hari ini. Bukankah seperti itu juga yang diajarkan dalam agama kita?

Rasulullah Saw bersabda bahwa barangsiapa yang hari ini lebih baik dari kemarin, dan besok lebih baik dari hari ini, maka ia termasuk orang-orang yang beruntung.

Fakta yang kita lihat disekitar kita dan contoh di atas tadi telah membenarkan dan menguatkan hadist Rasulullah SAW tadi. Bahwa kita harus memaksa diri menjadi lebih baik setiap waktunya agar menjadi orang yang beruntung.

Tantang diri kita untuk terus lebih baik. Lawan katerbatasan yang ada. Jangan cari alasan untuk menunda. Carilah motivasi yang mendorong untuk bergerak maju.

Salah satu cara yang bisa membuat hidup kita tertantang adalah lewat berkejaran dengan waktu dan usia.

Seringkali menunda-nunda amalan, kebaikan, dan pekerjaan membuat seseorang kehilangan progress dalam hidupnya. Besoklah, nantilah, dan seabrek alasan kemalasan dan kelalaian yamg terus diutarakan dan dilontarkan dalam dirinya.

Tau-tau umur terus berkurang, masa semakin sempit, kesehatan menurun, waktu tak lagi luang.

Maka nanti harus bagaimana menjawab saat di akhirat ditanya:

Masa mudamu untuk apa digunakan?

Masa sehatmu berbuat apa saja?

Masa luangmu diisi dengan apa?

Saatnya berbenah, lakukan perubahan, kalahkan diri sendiri. Karena musuh terbesar untuk sukses dan maju sesungguhnya adalah diri kita sendiri.

Semoga bermanfaat
By: Sukmadiarti Perangin-Pngin, M.Psi
#parentinhschool

0 komentar:

Posting Komentar